MAR_SAJA

Mesem minangka tandane syukur

Dominasi Udara Panas

Posted by marsaja pada Mei 9, 2013

Kalau kita perhatikan kondisi sekarang ini, banyak orang yang mengeluhkan keadaan udara sekarang. Banyak yang bilang, kok panas ya udaranya? kok sumuk howone ? yang tidak punya AC atau kipas angin jika berada di dalam ruang/rumah juga mengeluh. Sebenarnya apa yang terjadi?

Jika kita mau berpikir lebih mendalam atau ngudoroso, sebenarnya kondisi udara sekarang jika kita kaitkan dengan yang terjadi pada dominasi sifat manusia sepertinya ada kecocokan. Di berbagai tempat di dunia khususnya di Indonesia dominasi sifat manusia berunsur panas sangat nyata terjadi di mana-mana. Buruh berunjuk rasa meminta hak upah yang layak sesuai UMR. Guru berunjuk rasa meminta pencairan tunjangan sertifikasi sesuai hak. Banyak siswa yang melakukan tawur masal antar sekolah sehingga mengakibatkan jatuh korban luka. Para sopir demonstrasi karena distribusi solar bersubsidi sempat tersendat. Banyak terjadi tindakan brutal dan kekerasan dimana-mana, seperti perusakan tempat ibadah, sarana publik, kantor pemerintah, tempat-tempat umum.

Dari berbagai peristiwa tersebut tentu yang paling dominan adalah unsur panas atau sifat AMARAH. Sehingga secara tidak langsung karena kita senyawa dengan alam, maka udaranya juga cenderung panas. Howone gampang sumuk sehingga banyak orang yang mengeluh disana sini. Lalu sebaiknya kita bagaimana? ini yang penting kita pikirkan! apakah semakin menambah udara panas, dengan gampang menyalurkan sifat amarah kita atau gampang emosi. Atau dengan menyalurkan sifat panas sebagaimana mestinya. Contoh kalau kita mau membakar sampah kita butuh api, berarti kita boleh marah kalau untuk membakar sampah (membakar sesuatu yang sudah tidak berguna) menyalakan kompor untuk memasak juga butuh api.  Menanamkan semangat yang membaja juga membutuhkan unsur api. Jadi tinggal kita mau menempatkannya pada bidang yang negatif atau positif, Bagaimana menurut anda?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: