MAR_SAJA

Mesem minangka tandane syukur

Topeng Kebaikan

Posted by marsaja pada November 29, 2009

Ada sebuah pernyataan yang menurut kami menarik kita simak, karena momentumnya kelihatammya pas dengan kondisi sekarang ini yaitu “Tedheng Resi nanging Isine Durga Hangrangsang” atau kalau diartikan kurang lebih adalah berkedok seorang yang berilmu/beragama namun kelakuannya seperti Durga.

Realitas sekarang ini bila kita lihat sepertinya pas dengan kondisi tersebut. Istilah sekarang adalah yang penting kemasannya atau penampilannya saja. Ibarat produk kalau kemasannya bagus maka produk akan laris tak peduli isinya layak atau tidak. Begitu juga manusia yang penting penampilan luarnya saja yang dipoles masalah jiwanya nomer kesekian. Mereka seolah tidak peduli lagi terhadap kualitas batinnya.

Ada juga yang menyebut realitas perilaku seperti itu adalah sebuah “Topeng Kebaikan” . Kebaikan hanya dijadikan topeng saja, yang tujuannya tentu untuk menutupi pribadi yang sebenarnya, bahkan ada yang bertujuan untuk mengelabuhi orang lain. Agar orang lain simpatik,  mereka rela berbuat kebaikan, seperti membangunkan tempat ibadah, membagikan sembako, mengadakan pengajian, atau menjalankan ibadah haji,  dll. Intinya apa yang dilakukan dia berharap orang lain mengetahuinya. Orang yang kebaikannya sebenarnya hanya sebagai topeng saja, mereka gemar melakukan amal kebaikan namun selalu dipamerkan, bukan atas dasar niat yang ikhlas.

Jadi jangan heran jika anda mengetahui ada orang yang kelihatannya khusuk dalam ibadahnya namun korupsinya jalan terus. Ada yang sering membantu dana untuk membangun rumah ibadah namun gemar berbuat maksiat, dll. Namun perlu kita ketahui bahwa sepandai-pandainya orang menutupi mukanya dengan topeng walaupun topeng kebaikan maka suatu saat topengnya pasti akan terbuka. sangat tidak mungkin kalau dalam hidupnya selalu memakai topengkan? Nah anda ingin menjadi sosok yang bertopeng apa yang alami. Maka perialaku yang alamilah yang bisa membuktikan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: