MAR_SAJA

Mesem minangka tandane syukur

Hidup yang Untung

Posted by marsaja pada Juli 31, 2009

Jikalau kita memperhatikan saudara-saudara kita di negeri ini, sedikit banyak kita kadang merasa prihatin. Banyak sekali peristiwa yang memilukan, menyedihkan dan mengharukan. Ada yang putus asa karena tidak lulus atau naik kelas akhirnya bunuh diri. Ada yang terhimpit persoalan hidup, seperti kesulitan ekonomi akhirnya juga mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri. ada yang sedang beraktifitas di dalam hotel malah terkena bom bunuh diri, sepertinya mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri lagi ngetrend aja. belum lagi banyak penduduk yang terkena penggusuran, pengusiran paksa, aksi anarkhis juga melanda dimana, dan tentu saja banyak sekali merk flu, mulai flu biasa, flu berat, flu burung terakhir flu babi. Kita berharap dan berdo’a semoga tidak ada lagi merk flu yang lainya. Ibaratnya mungkin banyak nasib saudara kita seperti pepatah “sudah jatuh tertimpa tangga” hidup sudah susah masih celaka.Nah, dari contoh kehidupan yang serba susah tadi, tentu kalau hidup kita menginginkan “Hidup yang Untung” kita harus mampu berpikir secara mendalam dan bermakna. Mungkin diantara kita memang ada yang kurang yakin terhadap Tuhan, atau malah menjauh dari Tuhan. Padahal jika kita dekat, Allah swt akan dekat. Sudah seyogyanya kita bersandar kembali kepada Yang Maha Besar, agar hidup kita beruntung dan menguntungkan. Memang kadang hidup keras namun jikalau hati kita lembut, maka kehidupan akan lembut juga (silahkan dicoba). Pasrahklan segala persoalan dan kesulitan hidup hanya pada Yang Maha Pengasih, caranya anda boleh konsultasi pada orang yang mungkin anda anggap mampu memberikan solusinya kemudian pasrahkan kepada Allah swt.

Agar hidup kita juga beruntung, maka anda harus “Eling lan Waspodo”. Anda harus selalu mengingat bahwa kita hidup karena dihidupkan maka kita wajib mengingat jati diri kita sebagai makhluk yang memang pantas tunduk pada aturan dan larangan Allah swt. Disamping ingat juga harus tetap waspada, dimanapun anda berada anda harus tetap teliti dan waspada setiap yang anda lakukan dan alami. Renungkanlah setiap kejadian yang menimpa diri anda, sudahkah hidup anda bermanfaat dan tidak merugikan orang lain. Apakah yang kita lakukan menyenangkan orang lain atau malah menyusahkan, itulah yang patut anda pikirkan kembali agar hidup kita tidak semata-mata hanya karena materi tetapi juga bermakna bahwa kita ini hakikatnya hidup yang dihidupkan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: