MAR_SAJA

Mesem minangka tandane syukur

Antara Caleg Jadi dan Caleg Gagal

Posted by marsaja pada April 17, 2009

Pada pekan-pekan ini KPU dan KPUD sangat sibuk bekerja untuk menuntaskan perhitungan suara hasil pemilu. Di tengah kondisi tersebut muncul fenomena caleg yang sangat memprihatinkan kita yaitu banyak caleg yang menderita stress baik ringan maupun berat. Yang perlu direnungkan disini adalah caleg yang stress tadi adalah gambaran moral caleg yang tidak jadi alias gagal, lalu sebenarnya gambaran moral caleg yang jadi itu seperti apa?

Apakah yang lolos menjadi caleg ada jaminan moralnya lebih baik dari yang gagal jadi caleg. Bukankah ketika mereka bertarung secara politik, sebenarnya cara dan modal yang yang digunakan juga relatif sama. Cuma karena mereka mendapatkan dukungan lebih besar saja yang menghantar mereka menjadi caleg jadi. Inilah yang perlu juga diwaspadai, ingat mereka selama berkampanye juga membutuhkan modal yang tidak sedikit dan inilah menjadi salah satu penyebab caleg yang gagal akhirnya banyak yang stress bahkan ada yan nekad bunuh diri. Karena di tengah kondisi ekonomi yang mengalami krisis mereka sudah terlanjur keluar uang banyak untuk biaya kampanye dan ternyata mereka tidak jadi.

Bukankah bedanya hanyalah yang satu jadi dan yang lainnya gagal. Tapi kan mereka sama-sama keluar uang banyak, walaupun ada juga yang katanya tidak menggunakan uang tapi mengandalkan jaringan teman-temanya atau organisasinya. Jadi kondisinya sebenarnya hampir sama yang satu rugi dan sangat rugi yang satunya untung dan beruntung.

Nah disinilah sebagai rakyat yang bijak maka anda harus tetap mengontrol caleg yang jadi tersebut agar tetap mampu memegang amanah rakyat, sekali lagi amanah rakyat Indonesia. Jadi kalau mereka menang pada dasarnya yang menang adalah rakyat untuk kebutuhan rakyat bukan mereka secara pribadi, Karena jabatan mereka sangat jelas sekali yaitu sebagai wakil rakyat. Bukan wakil partai atau golongan tertentu.

Jikalau mereka ternyata mampu mengemban amanah rakyat kita patut bersyukur dan boleh senang, namun jikalau mereka ingkar kepada rakyat maka kita patut prihatin, dan kita salah memilih mereka. Tapi kita jangan sampai juga ikut-ikutan stress karena salah memilih mereka.

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: