MAR_SAJA

Mesem minangka tandane syukur

Hikmah Ponari

Posted by marsaja pada Maret 4, 2009

Memang banyak kejadian yang unik di negeri ini, salah satu peristiwa tadi adalah fakta berita menghebohkan dari daerah Jombang, yaitu fenomena Ponari, yang katanya Ponari menemukan batu dari langit dan diyakini mampu njadi obat setelah dicelupkan ke air putih. Saking dasyatnya berita ini sampai selama satu bulan ini orang banyak berdatangan ke rumah ponari untuk mendapatkan air berkah dengan rela antri beribu-ribu dan berlama-lama waktunya. Mereka rela antri sedemikian itu hanya karena agar mendapatkan air berkhasiat yang diyakini mampu mengobati setiap penyakit.Dalam tradisi Jawa memang masyarakat cenderung percaya pada hal-hal yang berbau mistik. Terlepas hal itu mengalami perdebatan yang cukup pelik antara yang pro dan kontra. Namun disini kami perlu menyumbangkan ide dan gagasan kami berkaitan dengan fenomena Ponari si dukun cilik dari Jombang.

Nama Ponari kalau di eja akan terdiri dari dua suku kata yaitu “Opo” dan “Nari” Opo artinya apa, sedangkan Nari artinya menawarkan. Kalau digabung “Oponari” maknanya adalah Apa menawarkan. Ya dilihat dari segi namanya saja Ponari cukup mengagetkan. Ingat Ponari bertindak seperti itu sama sekali bukan karena promosi, kampanye atau berusaha dengan keras untuk memberitahu rakyat agar berobat kepadanya. tapi, rakyatlah yang secara sukarela datang sendiri dan akhirnya memberitahunya teman atau tetangganya sendiri-sendiri, sehingga tidak mengherankan kalau yang datang ribuan orang tiap hari.

Mereka rela demikian karena memanag banyak masyarakat yang mendapatkan manfaatnya secara langsung, dengan maaf mereka hanya sekedar memberi biaya seikhlasnya (tanpa tarif) bandingkan kalau kita berobat pada yang lain, apalagi yang tarifnya tinggi, wau apa jadinya nanti. Tapi ketika mereka berobat pada Ponari mereka dengan iklhas memberikan semampunya, inilah yang membuat masyarakat menjadi simpati.

Kedua, Ponari adalah cermin pribadi anak yang polos, lugu, jujur, jauh dari unsur mencari untung mumpung ada kesempatan. Karena pada dasarnya anak kecil itu masih mempunyai sifat suci, lain kalau dengan orang dewasa mungkin maksundnya sudah macam-macam. Ya, Yang Maha Pencipta ini memberikan anugerah pada makhluknya yang ternyata adalah yang mendapat anugerah tersebut adalah anak kecil yang tentu saja jauh dari maksud-maksud negatif.

Ketiga, kita harus meyakini bahwa yang mengatur kita atau pada alam semesta ini adalah Allah SWT. Ponari hanya sebagai sarana saja, batu yang katanya dari langit itu tentunya juga anugerah yang juga sarana saja, jadi kita tetap wajib beriman pada yang Maha Kuasa. Namun di duni ini semua ada syariatnya termasuk seperti yang dimiliki Ponari itu juga syariat. Ingat, Ponari memiliki batu itu bukan karena dia meminta tapi sangat jelas karena dia menemukan dan menurut kami itu adalah anugerah yang wajib disyukuri agar semakin menambah keyakinan kita pada Gusti Allah SWT.

Keempat, janganlah malah membuat bingung rakyat dengan mengatakan bahwa percaya pada batu itu syirik. Memang sangat jelas dalam agama kita menerangkan seperti itu. Tidak hanya itu saja kalau kita mempercayai semua benda itu yang memiliki kekuatan maka itu juga syirik, namun kalau kita percaya bahwa yang memiliki segala kekuatan di alam ini adalah Allah SWT. Dan Allah sajalah yang tetap berkehendak apakah benda itu diberi kekuatan apa tidak. Artinya di dunia ini selalu ada syariatnya, mungkin saja batu yang dimiliki nari itu memang benda yang disyariatkan memiliki kekuatan untuk menyembuhkan penyakit. Apalagi raat kecil semakin susah untuk mendapatkan layanan kesehatan yang layak, yang biayanya semakin mahal dan tidak terjangkau lagi. jadi inilah yang patut kita renungkan, sekali lagi “OPONARI”. Jadi marilah kita beri pencerahan pada rakyat bukan malah kebiungungan apalagi kalau pangkat ada Ustadz atau bahkan Ulama.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: