MAR_SAJA

Mesem minangka tandane syukur

Cermin “Ponari Vs Caleg”

Posted by marsaja pada Maret 3, 2009

Tulisan ini hanya sekedar pendapat kami pribadi, utamanya jika kami kaitkan antara fenomena yang terjadi akhir-akhir ini pada jagad perpolitikan di tanah air ini. Ada sebuah fakta yang menarik, yang perlu diulas kaitanya dengan tema yang kami angkat di atas yaitu Cerminan Ponari Vs Caleg. Ada sebuah fakta yang terbalik dari gambaran fakta di atas.

Pertama Sosok Ponari yang mencerminkan masyarakat bawah yang dengan keluguannya (kejujurannya) justru mampu menarik ribuan masyarakat yang berbondong-bondong untuk sekedar mendapatkan air berkhasiat. Sedangkan para Caleg dengan menampilkan sosoknya (foto, gambar, kata-kata manis, janji kampanye. dll) yang dipajang dimana-mana dengan harapan nantinya masyarakat mengenali dan mau memilihnya. Kesimpulannya fakta ini sangat kontras terjadi. Cerminan apakah yang sekarang sedang terjadi?Kita patut merenung kembali, pada diri masing-masing, utamanya para Caleg yang akan bertarung untuk mendapatkan kursi (kedudukan politik) baik yang ada di DPR, DPD atau Presiden nantinya. Mereka sebenarnya seyogyanya berkaca pada cara Ponari dalam membuat simpatik rakyat.

Ponari mampu berbuat demikian, mengumpulkan ribuan orang untuk mendapatkan air yang diyakininya mampu menyembuhkan penyakit yang di derita masing-masing orang yang kesana. Masyarakat langsung merasakan manfaatnya setelah mereka minum air tersebut. Dengan kesembuhannya, mereka akhirnya senang dan bercerita pada tetangganya, sehingga kejadian ini berlangsung dimana-mana, istilahnya “Gethok Tular” sehingga dengan model promosi demikian ini justru hasilnya luar biasa. Masyarakat tidak perlu diberitahu agar datang ke rumah Ponari untuk berobat. Tapi masyarakatlah sendiri yang membuktikan kebenaran berita itu. Maka dengan bukti itu mereka akhirnya percaya dan yakin. Kepercayaan dan keyakinan tersebutlah yang akhirnya membawa sendiri masyarakat secara sukarela berdatangan ke rumah ponari.

Ini sangat kontras sekali dengan kondisi para Caleg. Mereka berlomba-lomba memasang wajah, kata-kata manis, janji kampanye, wajah yang tersenyum atau dengan pakaian yang menawan. Namun, justru efeknya sangat beragama sekali. Banyak masyarakat yang bertanya-tanya, bahkan bingung. Mereka berguman dan bertanya gambar siapakah itu kok terpampang di mana-mana. Mereka bahka semakin apatis saja terhadap fakta tersebut. Mereka belum membuktikan apa-apa tapi sudah berani memberikan janji-janji manis. Bahkan mereka berani memerintah agar dalam pemilu nanti mereka yang dipilih, dan seperti biasanya setelah pemilu maka rakyat yang dilupakan. Bahkan ketika rakyat benar-benar membutuhkan bantuan mereka, respon merekja seolah cuek saja atau menjawab dengan banyak dalih, yang intinya mereka tidak sanggup hanya untuk sekedar memenuhi janji mereka sewaktu kampanye (mudah-mudahan tidak semua Caleg yaa!).

Kami berharap para Caleg tersebut seharusnya meniru cara Ponari. Buktikan dulu anda memberikan manfaat, maka rakyat sendiri yang akan berbondong-bondong memilih anda. Anda tentunya tidak perlu repot-repot memasang gambar atau membagi-bagikan kaos, stiker dimana-mana itu membutuhkan biaya yang mahal dan hasilnya belum tentu akan memilih anda. Namun jika rakyat mempercayai dan meyakini anda seperti rakyat percaya dan yakin pada ponari, maka dukungan itu dengan sendirinya akan mengalir pada Anda.

Jadi, bermanfaatkan anda pada orang lain, itulah yang akan menentukan dukungan anda pada pemilu nanti, anda tidak perlu khawatir untuk tidak meraih dukungan suara jika anda sudah berbuat kebaikan dan kemanfaatan di tetangga anda atau lingkungan anda.Siapa yang menanam akan memanennya, siapa yang menanam kebaikan dan kemanfaatan maka pada pemilu nanti anda akan memanen dukungan suara, karenma rakyat akan memilih pada Caleg yang benar-benar dikenalnya secara langsung, bukan lewat gambar dan tulisan yang terpajang dimana-mana.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: