MAR_SAJA

Mesem minangka tandane syukur

Solusi setiap Model Dusta Anak

Posted by marsaja pada Desember 11, 2008

Kita mungkin sebagai orang tua atau pendidik akan merasa jengkel jika didustai oleh anak-anak kita. Banyak orang tua yang salah dalam memberika perbaikan agar anak kembali kepada sifat jujur. Banyak model berdusta anak yang biasa dilakukan pada masyarakat kita. Bagaimana untuk menangani berbagai variasi model dusta anak-anak. Berikut ini beberapa cara yang mungkin bisa Anda lakukan:Pertama, Bila anak berdusta karena ingin mendapat pujian, perhatian, atau prestise. Cobalah untuk memberikan pujian dan penghargaan pada tindakan anak. Dengan begitu ia tidak perlu berbohong untuk mendapat pujian.

Kedua, Bila anak berdusta karena menghindari hukuman, rasa bersalah , atau malu. Maka sesuaikan bentuk hukuman dengan kesalahan anak, hingga ia tidak terlalu takut pada hukuman Anda. Ciptakan suasana yang membuat anak merasa aman untuk mengakui kesalahannya, dan bertanggungjawab atas perbuatan yang dilakukannya.

Ketiga, Bila anak berdusta karena meniru orang dewasa lai di sekitarnya. Maka cobalah menjadi teladan yang lebih baik lagi dalam keluarga atau sekolah.

Keempat, Bila anak berdusta karena takut dijauhi orang tua karena gagal memenuhi harapan. Maka pertimbangkan tingkat harapan Anda pada anak. Jangan menaruh harapan terlalu tinggi pada prestasi anak. Selain itu tekankan bahwa Anda sangat mencintainya, bagaimanapun prestasi anak.

Kelima, Bila anak berdusta karena ingin mendapatkan keuntungan bagi dirinya sendiri. Maka bantulah anak untuk mencari cara yang lain yang pantas dan tidak merugikan orang lain dalam memenuhi keinginannya.

Keenam, Bila anak berdusta karena ingin memanfaatkan orang lain. Maka sering-seringlah mendiskusikan keadilan dan sportivitas dalam keluarga.

Ketujuh, Bila anak berdusta karena dorongan rasa permusuhan. Maka berilah pengarahan akan pentingnya “ukhuwah/persaudaraan” dan saling menolong sesama anggota keluarga, teman dan orang muslim. (Sumber : Majalah Al Mu’tashim-Rubrik “Auladi”)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: