MAR_SAJA

Mesem minangka tandane syukur

Pring Temu Rosse

Posted by marsaja pada Desember 2, 2008

Mas, jika sampeyan ingin meraih hidup yang nikmat, carilah Pring ingkang Temu Rosse. Karena tertarik dengan pertanyaan itu, kami segera bertanya yang lebih dalam lagi. Apakah maksudnya dari ungkapan tersebut. Ya, dari jawaban yang kami peroleh ternyata maksud dari ungkapan itu adalah Bahwa apapun yang kita pikirkan, kerjakan, lakukan dan kita amalkan hendaknya ditembuskan sampai dengan Roso Pangroso, hendaklah dicari sampai tembus ke “Rasa”. Sehingga apa yang kita lakukan benar-benar dapat dirasakan hikmah dan manfaatnya serta untung ruginya. Jangan sampai apa yang kita ucapkan, yang kita amalkan semua terlepas dari merasakan dahulu dengan hati dan nuraninya.

Cobalah anda berpikir secara jernih setiap apa yang ingin anda lakukan. Karena orang pintar itu biasanya hanya pandai berkata, sedangkan orang bijak itu biasanya memikirkan juga sampai ke dampaknya. Apakah yang kita perbuat di rumah, disekolah, di tempat umum maupun lingkungan anda masing-masing sudah dicerna dengan akal pikir dan hati. Sudah dirasakan belum. Logikanya sederhana saja. Orang yang tertarik makan sate akan beda hasilnya jika ada orang yang hanya bisa bercerita tenatng sate, melihat sate, mengetahui sate, dengan orang yang sudah merasakan sate.

Ketika para ibu sedang memasak di dapur, untuk mendapatkan hasil masakan yang lezat, mereka biasanya akan merasakan dulu, nikmat atau belum. Ketika kita memakan makanan, untuk mengetahui lezat tidaknya maka kita harus merasakan dulu kan. Ingin menikmati makan yang belum pernah kita makan sebelumnya, maka kita harus merasakannya baru kasih komentar, enak atau tidak. Orang yang membeli makanan pada warung atau restoran langganannya makan akan mencari yang paling nikmat.

Sama, ketika anda mengerjakan sesuatu, jika anda merasa tidak enak, baik suasana, teman kerja, maupun fasilitasnya maka anda juga kurang nyaman. Ketika anda berada di suatu tempat asing atau belum pernah dikunjungi, maka jika anda tidak bisa menikmati maka anda juga merasa kurang nyaman. Ketika anda berbicara kurang sopan sebenarnya anda juga merasa kurang enak sama orang yang diajak bicara.

Kita akan merasa nyaman, tentram jika mampu memaknai setiap yang kita lihat dan alami. Anda akan merasa nyaman jika suasana di rumah penuh keberkahan. Anda akan rajin dan semangat beribadah sholat dan dzikir jika anda menemukan kenikmatan sholat dan dzikir tersebut. Intinya anda akan merasa nikmat jika bisa mengetahui hakikat hidup ini, memahami jati diri anda hidup di dunia ini atau anda akan merasa senang jika anda sudah menemukan Pring Temu Rosse.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: