MAR_SAJA

Mesem minangka tandane syukur

Lagi-lagi Kesurupan !

Posted by marsaja pada November 13, 2008

Cukup banyak fakta yang disampaikan mengenai pemberitaan orang-orang yang kesurupan masal. Informasi terakhir, di Ponpes Al Muniri, Larangan Pamekasan Jawa Timur cukup memprihatinkan bagi kita semuanya. Belasan santri menderita kesurupan masal. Yang cukup memprihatinkan kita adalah bahwa kesurupan tersebut terjadi di lembaga keagamaan yaitu Pondok Pesantren. Belum lagi peristiwa serupa juga pernah terjadi di sekolah-sekolah, para buruh pabrik, dan guru-guru juga pernah kesurupan.

Yang perlu menjadi perhatian kita adalah kenapa mereka bisa kesurupan? Kesurupan berati hilangnya kesadaran manusia, sehingga kesadarannya dikendalikan makhluk ghoib yang merasuk tubuh manusia tersebut. Hal ini bisa terjadi, karena mungkin orang yang kesurupan tersebut sedang kalut, cemas, gelisah, banyak pikiran, melamun, dll. Orang yang kesurupan juga bisa karena jiwanya kosong atau imannya lemah. Ya, kami melihat pada dasarnya orang yang kosong karena keimanannya sedang berada pada titik terlemah, sehingga makhluk ghoib yang merasukinya bisa menguasai setiap jiwa yang dikehendakinya.

Inilah yang patut kita renungkan bersama. Sudah sepantasnya setiap orang tua atau guru perlu menyadari betapa pentingnya kualitas iman itu, jangan sampai iman anak dan siswa kita menjadi lemah dan mudah dirasuki oleh makhluk halus tersebut. Bagi setiap manusia, khususnya yang beriman, tetaplah menjaga keimananya agar tetap kuat dan semakin meningkat, sehingga jiwa-jiwa kita benar-benar tetap mampu mengakui dan meyakini akan kebesaran Ilahi Robbi. Jangan sampai kita kalah oleh nafsu kita sendiri, terlebih kalah oleh makhluk halus, sehingga mereka secara langsung akan menguasai kita.

Ingatlah, bahwa iblis maupun syetan tetap akan menggoda khususnya hamba yang beriman. Benar tidak? bahwa hamba yang beriman itu, kulitas keimanannya teruji. Pendeknya, syetan atau iblis tidak akan bersusah payah menggoda orang yang tidak beriman, ibaratnya tidak digoa saja mereka malah melakukan hal-hal yang bersifat iblis. Jadi orang yang tidak pernah gagal itu sama artinya orang yang tidak pernah melakukan apa-apa, artinya orang yang berhasil dalam keimanannya berarti harus melalui beberapa ujian, sehingga akan diketahui bahwa kualitas keimanannya memang baik.

Jadi, sudah selayaknya masing-masing insan tetap mengukuhi keimanannya, caranya dengan ibadah yang istiqomah. Sehingga jiwa-jiwa kita akan terisi dengan kemuliaan-kemulian hidup. Harapnnya setan tidak mampu menggoda manusia yang benar-benar beriman tersebut. Karena hanya hamba yang beriman kuatlah, yang tidak akan mampu ditembus oleh godaan setan yang terkutuk.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: