MAR_SAJA

Mesem minangka tandane syukur

Tips Trik Menuju Disiplin yang Efektif

Posted by marsaja pada Agustus 25, 2008

Setiap orang tua menyadari bahwa menanamkan disiplin haruslah dimulai sejak dini. Orang tua berharap anak mampu mengikuti saran orang tua agar bersikap baik dan menjauhi sifat atau tingkah laku yang buruk. Bagaimanakah sebenarnya menanamkan kedisiplinan pada anak sejak dini yang efektif itu? Berikut ini Tips dan Trik yang efektif, diantaranya adalah :

1.  Menyadari bahwa ada faktor motivasi di balkik tingkah laku buruk yang ditampilkan anak. Anak mempunyai motivasi untuk bertingkah laku buruk, misalnya bosan, mencari perhatian, balas dendam atau yang lain. Agar dapat mengubah perilaku anak, orang tua juga perlu mengetahui motivasi di balik tingkah lakunya.

2.  Tetapkan batasan yang jelas dan tepat. Orang tua perlu menjelaskan batasan yang jelas hal-hal apa saja yang diperbolehkan dan apa yang dilarang. Penjelasan perlu diberikan dengan mendetail sehingga anak-anak tidak bertanya-tanya. Adanya batasan dapat membantu anak menentukan pilihan perilaku.

3.   Hubungkan disiplin dengan situasi yang sedang terjadi. Orang tua harus menghungkan disiplin dengan tingkah laku yang terjadi saat ini. Orang tua perlu menekankan bahwa tingkah laku buruk tidak dapat diterima orang tua. Orang tua perlu meyakinkan bahwa ia tidak menyukai perilaku buruk tapi tidak membencinya. Orang tua juga perlu menjelaskan alasan mengapa tingkah laku tertentu tidak disukai. Hal ini melatih anak untuk memahami bahwa tingkah lakunya memiliki dampat bagi orang lain.

4.  Konsekuensi. Disiplin tanpa konsekuensi dapat membingunkan anak dan cenderung memunculkan masalah sama di masa depan. Jika anak melakukan kembali tindakan yang dilarang, anak juga harus diberi konsekuensi yang sama seperti sebelumnya. Konsekuensi ini juga berlaku bagi orang tua sendiri.

5.  Jangan memberi sanksi disiplin di muka umum. Pemberian sanksi disiplin dapat menjadi hal yang sensitif bagi anak. Jika ingin mendisiplinkan berbicaralah berdua dengan anak dan jangan dilakukan di hadapan orang lain. Pemberian sanksi di muka umum justru akan membuat anak merasa malu dan marah. Oleh karena itu hargailah perasaan anak juga.

6.  Hindari amarah yang meledak-ledak. Dalam mendisiplinkan kepada anak dibutuhkan ketegasan orang tua. Namun, tidak berarti bahwa orang tua harus berteriak atau membentak anak. Hal semacam itu justru dapat mebuat disiplin anak menjadi tidak efektif. Sebaiknya orang tua perlu berbicara dengan lembut, tetapi tegas. Hindari pembicaraan dengan anak jika anda dalam kondisi marah.

7.  Tetapkan disiplin yang sesuai untuk perilaku buruk. Orang tua perlu membuat sanksi disiplin yang sesuai dengan perilaku buruk. Di samping itu, orang tua harus memperhatikan agar jangan sampai disiplin diterapkan terlau lemah atau terlau keras pada anak.

8.  Sanksi disiplin diberikan segera setelah perilaku buruk ditampilkan. Jika orang tua mengetahui bahwa anak telah melanggar disiplin, segeralah merapkan sanksi disiplin pada anak. jangan menundanya hingga beberapa waktu. Penundaan justru dapat membuat anak mengira orang tua tidak bersungguh-sungguh merapkan disiplin pada dirinya.

9.  Pengawasan hingga beberapa waktu. Orang tua perlu membicarakan mengenai disiplin yang diterapkan pada anak. Ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana anak dapat memahami dan belajar sesuatu dari penerapan disiplin dan sejauh mana anak bersungguh-sungguh menjalankannya. (Seri Cerdas Emosi – Kak Seto Mulyadi)

Satu Tanggapan to “Tips Trik Menuju Disiplin yang Efektif”

  1. wyd said

    menurut saya yang terpenting tuh kita2 yg menginginkan anak bisa disiplin harusnya bisa mendisiplinkan diri sendiri dulu…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: