MAR_SAJA

Mesem minangka tandane syukur

Merangsang Kreativitas dari Ruang Kelas Terbuka

Posted by marsaja pada April 11, 2008

Anak-anak dalam proses belajar mengajar di kelas kadang merasa bosan, karena kondisi kelas monoton dan tradisional. Lalu, bagaimana sebenarnya cara yang tepat untuk mengatur ruang kelas yang bisa mengembangkan kreatifitas serta potensi masing-masing anak yang berbeda.

Ada perbedaan mencolok dalam model penataan kelas yang “terbuka” dan yang “tradisional”. Kelas terbuka mempunyai struktur yang tidak kaku, memungkinkan anak bebas beraktifitas, dan lebih banyak perhatian individual. Gerakan pengaturan model kelas terbuka yang mulai muncul pada 1960-an itu dinyatakan sebagai cara yang baik untuk memupuk belajar yang bermakna dan kreatifitas pada anak.

Salah satu ciri kelas terbuka, ruang kelas mampu merangsang secara visual dengan cara diisi berbagai hasil karya siswa. Misalnya, lukisan, foto, karangan, atau patung. Siswa boleh memilih karyanya yang akan dipajang dan boleh diganti sesuai keinginan. Anak-anak bisa dilibatkan ketika mencari bahan-bahan untuk kelasnya. Mereka bisa membawa objek-objek dari rumah atau berbagai materi lain. Jadikan kelas sebagai pusat sains. Dalam kelas mengandung berbagai materi yang memungkinkan anak melakukan banyak kegiatan dan eksperimen, sehingga kelas menjadi pusat aktifitas, tempat mereka bermain dan bereksperimen dengan bermacam-macam bahan. Kondisi tersebut akan sangat merangsang kreatifitas anak-anak.

Dalam satu kelas, biasanya kemampuan anak berbeda-beda. Penempatan anak-anak dengan kemampuan dalam satu kelas ada untung dan ruginya. Sisi positifnya, anak belajar berkomunikasi dengan macam-macam anak. Anak yang cerdas bisa membantu anak yang berkemampuan kurang (tutor teman sebaya). Sisi negatifnya, anak yang sangat cerdas atau kreatif sering merasa bosan dalam kelas dibandingkan anak-anak yang berkemampuan rata-rata karena daya serap serta kecepatan belajarnya lebih tinggi. Karena bosan, mungkin mereka menjadi kurang perhatian terhadap pelajaran. Dia menjadi acuh tak acuh atau bahkan mengganggu anak-anak lain.

Untuk mengatasi masalah tersebut, sebaiknya dalam kelas tersedia bahan-bahan untuk siswa-siswa yang sangat cerdas atau kreatif. Misalnya, di sudut kelas ada perpustakaan kecil. Atau, yang lebih ideal. setiap sekolah mempunyai ruang sumber belajar.

(Sumber : Klinik Pendidikan JP-Unesa)

2 Tanggapan to “Merangsang Kreativitas dari Ruang Kelas Terbuka”

  1. anik said

    Artikel di blog Anda bagus-bagus. Agar lebih bermanfaat lagi, Anda bisa lebih mempromosikan dan mempopulerkan artikel Anda di infoGue.com ke semua pembaca di seluruh Indonesia. Telah tersedia plugin / widget kirim artikel & vote yang ter-integrasi dengan instalasi mudah & singkat. Salam Blogger!

    http://www.infogue.com
    http://www.infogue.com/pendidikan/merangsang_kreativitas_dari_ruang_kelas_terbuka/

  2. Es guntoro said

    truuus maju, dan dikembangkan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: