MAR_SAJA

Mesem minangka tandane syukur

Arsip untuk April 17th, 2009

Menyiapkan Mental Siswa

Ditulis oleh marsaja di/pada April 17, 2009

Pada pekan-pekan depan seluruh siswa se Indonesia akan menghadapi Ujian Nasional baik tingkat SD, SMP, maupun SMA. Persiapan yang dilakukan biasanya adalah persiapan materi dan nonmateri. Salah satu persiapan nonmateri tersebut adalah persiapan mental siswa. Dalam hal ini guru haruslah berjuang sekuat tenaga agar mampu menyiapkan mental anak agar benar-benar siap menghadapi ujian. Jangan sampai peristiwa siswa hanya merasa siap secara materi namun tidak siap mental.

Tugas guru dan orang tualah yang harus menata anak-anaknya agar mamu menghadapi apapun hasilnya, terlebih jika siswa tersebut gagal ujiannya karena nilainya tidak mampu. Cukup banyak fakta pada tahun-tahun sebelumnya bahwa walaupun anak siap secara materi namun mereka ternyata lemah secara mentalnya. Maka psikologisnya juga perlu dibangun agar mereka tetap tabah mengadapi hidupnya.

Namun ada yang lebih penting lagi disini adalah menyiapkan mental mereka kedepan agar lebih siap menghadapi realita hidup, bahwa hidup ini tidak sesulit atau semudah yang dibayangkan, namun nilai-nilai ketegaran dan ketabahan adalah juga penting untuk menopang jiwanya, sikapnya. Mari bangun mental anak agar mereka punya semangat yang besar untuk sukses dan pantang menyerah, sehingga ketika kelak mereka dewasa, akan menjadi sosok yang tangguh dikemudian hari.

Ditulis dalam Pendidikan | Leave a Comment »

Antara Caleg Jadi dan Caleg Gagal

Ditulis oleh marsaja di/pada April 17, 2009

Pada pekan-pekan ini KPU dan KPUD sangat sibuk bekerja untuk menuntaskan perhitungan suara hasil pemilu. Di tengah kondisi tersebut muncul fenomena caleg yang sangat memprihatinkan kita yaitu banyak caleg yang menderita stress baik ringan maupun berat. Yang perlu direnungkan disini adalah caleg yang stress tadi adalah gambaran moral caleg yang tidak jadi alias gagal, lalu sebenarnya gambaran moral caleg yang jadi itu seperti apa?

Apakah yang lolos menjadi caleg ada jaminan moralnya lebih baik dari yang gagal jadi caleg. Bukankah ketika mereka bertarung secara politik, sebenarnya cara dan modal yang yang digunakan juga relatif sama. Cuma karena mereka mendapatkan dukungan lebih besar saja yang menghantar mereka menjadi caleg jadi. Inilah yang perlu juga diwaspadai, ingat mereka selama berkampanye juga membutuhkan modal yang tidak sedikit dan inilah menjadi salah satu penyebab caleg yang gagal akhirnya banyak yang stress bahkan ada yan nekad bunuh diri. Karena di tengah kondisi ekonomi yang mengalami krisis mereka sudah terlanjur keluar uang banyak untuk biaya kampanye dan ternyata mereka tidak jadi.

Bukankah bedanya hanyalah yang satu jadi dan yang lainnya gagal. Tapi kan mereka sama-sama keluar uang banyak, walaupun ada juga yang katanya tidak menggunakan uang tapi mengandalkan jaringan teman-temanya atau organisasinya. Jadi kondisinya sebenarnya hampir sama yang satu rugi dan sangat rugi yang satunya untung dan beruntung.

Nah disinilah sebagai rakyat yang bijak maka anda harus tetap mengontrol caleg yang jadi tersebut agar tetap mampu memegang amanah rakyat, sekali lagi amanah rakyat Indonesia. Jadi kalau mereka menang pada dasarnya yang menang adalah rakyat untuk kebutuhan rakyat bukan mereka secara pribadi, Karena jabatan mereka sangat jelas sekali yaitu sebagai wakil rakyat. Bukan wakil partai atau golongan tertentu.

Jikalau mereka ternyata mampu mengemban amanah rakyat kita patut bersyukur dan boleh senang, namun jikalau mereka ingkar kepada rakyat maka kita patut prihatin, dan kita salah memilih mereka. Tapi kita jangan sampai juga ikut-ikutan stress karena salah memilih mereka.

Ditulis dalam Aktual | Leave a Comment »

Bukan Siap Menang atau Kalah, tapi siap Aksi!

Ditulis oleh marsaja di/pada April 17, 2009

Pemilu di Indonesia ternyata tidak hanya sebagai sarana pesta demokrasi saja, namun ternyata juga “pesta fakta” moral khususnya para pemain (caleg) demokrasi itu sendiri. Dari fakta yang muncul belakangan ini sungguh menghentak kita sebagai warga negara Indonesia, yang ternyata para calon pemimpin bangsa tersebut (caleg) justru akhirnya terbongkar kebobrokan moralnya. Tidak sedikit pemberitaan yang disampaikan kepada khalayak bahwa para caleg yang ternyata kalah akhirnya berakhir memprihatinkan bahkan sampai ada yang bunuh diri segala. Nah ini patut menjadi perhatian kita bersama bahwa agar dalam pemilu presiden kelak kita menjadi semakin waspada terhadap calon pemimpin bangsa (capres) tersebut. Jangan sampai peristiwa kebobrokan moral caleg tersebut terjadi lagi pada sosok capres.

Ada istilah yang cukup berkembang, bahwa mereka para caleg hanya SIAP MENANG saja atau ada yang berkata mereka juga SIAP KALAH, namun kenyataan banyak yang sebenarnya hanya siap menang.

Menurut kami, sebenarnya jangan hanya siap menang atau siap kalah, namun yang terpenting adalah siap beraksi, bergerak, berupaya masalah hasil itu adalah bukan wewenang kita, sehingga kalaulah kita menyadarinya seperti itu apapun hasilnya, Menang atau kalah maka kita tidak akan gampang tertekan, stress bahkan hilang akal.

Mari kita siapkan diri kita, utamanya bagi para petarung politik di tingkat apapun atau para petarung di bidang lain, olahraga, ekonomi, teknologi, sosial, dll. Yang terpenting adalah siapkan dirimu secara maksimal, masalah hasil pasrahkan kepada yang Maha Menguasai. Sehingga diharapkan kita akan terbiasa untuk menerima segala kejadian atau akibat yang menimpa kita.

Ditulis dalam Tidak terkategori | Leave a Comment »